• PENGEMBANGAN KAPASITAS SDM PENGELOLA BINA KELUARGA LANSIA (BKL)

    • 31 Desember 2018 - 17:11:49 WIB |
    • 379 kali dibaca

    Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas cukup pesat. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 1971 di Indonesia tercatat sebesar 4,9% penduduknya termasuk kategori usia lanjut. Angka ini melesat ke angka 7,6% dari jumlah total penduduk atau sekitar 15 jutaan pada tahun 2000. Jumlah absolute penduduk lansia pria 7.670.652 dan lansia wanita 8.143.859 jiwa pada tahun 2005. Tahun 2010 diperkirakan berjumlah 23 juta. Dan pada tahun 2020 proporsinya akan mencapai 11,4% atau sekitar 32 juta jiwa (Wiranatakusumah, 1999).

    Pertumbuhan yang pesat ini merupakan implikasi dari semakin baiknya kualitas hidup karena fasilitas kesehatan yang semakin lengkap merata ke seluruh pelosok desa, digunakannya obat-obat canggih, yang menyebabkan usia harapan hidup meningkat. Penanganan kesehatan umum lansia sudah dilakukan pemerintah lewat program Posyandu Lansia dan Puskesmas.

    LANJUT USIA adalah seseorang berusia 60 tahun atau lebih. KELUARGA LANJUT USIA adalah keluarga yang di dalamnya terdapat anggota yang lanjut usia atau keluarga yang seluruh anggotanya yaitu suami dan istri sudah berumur 60 tahun. BINA KELUARGA LANSIA adalah kelompok kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan keluarga lansia dan keluarga yang memiliki anggota keluarga berusia di atas 60 tahun ke atas dalam pengembangan, pengasuhan, perawatan, dan pemberdayaan lansia agar dapat meningkatkan kesejahteraannya.

    Dengan peningkatan usia harapan hidup jumlah penduduk lanjut usia (lansia) semakin bertambah. Kalau pada tahun 70-an angka harapan hidup bagi wanita rata-rata 54 tahun, pada tahun 2010 ini angka harapan hidup bagi wanita rata-rata 70 tahun dan bagi pria 68 tahun. Dengan demikian semakin meningkatnya jumlah lansia maka perhatian terhadap lansia perlu ditingkatkan agar terwujud kualitas keluarga yang sejahtera lahir dan batin. Karena penduduk lanjut usia menghadapi berbagai perubahan dalam hidupnya baik fisik, psikis, sosial, dan ekonomi dengan demikian diperlukan kesiapan keluarga, khususnya keluarga lansia itu sendiri atau keluarga yang mempunyai lansia untuk membinanya melalui kelompok kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL).

    Dalam rangka Upaya peningkatan kualitas kader dalam pengelolaan Kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) yang ada di Kabupaten Kota Provinsi Sumatera Utara dapat terwujud, maka diadakan  Kegiatan Pengembangan Kapasitas SDM Pengelola BKL di Le Polonia Hotel Medan dengan total 40 orang peserta selama 3 (tiga) hari, Minggu – Selasa tanggal 26 s/d 28 Agustus 2018.

    Tujuan umum dari Kegiatan Pengembangan Kapasitas SDM Pengelola BKL adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kepala Seksi Kabupaten / Kota yang menanggungjawabi  program Bina Keluarga Lansia dalam  upaya  peningkatan derajat kesehatan hidup lansia di Sumatera Utara  karena Kelompok BKL merupakan sebuah terobosan dalam rangka memberdayakan peran Lansia. Tujuan mulia program BKL ini akan terwujud apabila kelompok BKL yang ada dimasyarakat dikelola dengan baik oleh para kader. Sehingga para kader BKL perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan melalui Kegiatan Pelatihan ataupun Sosialisasi.


    posted by admin