Penguatan Organisasi Kemasyarakatan dalam Peningkatan Kesertaan BerKB dan Pencegahan Stunting di Kelurahan Tambangan Hulu Kota Tebing Tinggi

Tebing Tinggi - Rabu (25/05) Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan. Dampaknya dapat terjadi hambatan dalam perkembangan kognitif dan keberhasilan pendidikan, menurunkan produktivitas serta terjadi risiko penyakit tidak menular pada usia dewasa.

Penerapan Program KB dalam mencegah anak stunting adalah melalui: penjarangan jarak usia anak, pengaturan jumlah kelahiran, menghindari kehamilan tidak diinginkan (KTD), menghindari 4T: terlalu muda, terlalu tua, terlalu rapat dan terlalu banyak. Keberhasilan Program KB merupakan salah satu upaya mempercepat penurunan stunting disamping pemenuhan makanan bergizi, pola asuh, akses ke air bersih serta sanitasi yang baik. Demikian arahan yang disampaikan oleh Kepala Dinas PPKB Provinsi Sumatera Utara dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M.Kes.

Sasaran Kegiatan ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, bidan, PUS, PLKB, Tokoh Keluarga (TOGA), Tokoh Masyarakat (TOMA) dan Dinas PPKB Kota Tebing Tinggi.

Turut hadir Narasumber pada kegiatan baik ini, yaitu Kepala Perwakilan BKKBN Provsu, Pengurus PERGIZI Pangan Sumatera Utara (Prof. Albiner Siagian, M.Si.), dan Kepala Dinas PPKB Kota Tebing Tinggi.