SOASIALISASI DAN EDUKASI PEMBINAAN DALAM PENGEMBANGAN DAN FASILITASI PUSAT PELAYANAN KELUARGA SEJAHTERA (PPKS) DI PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA

         Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara, dr. Ria Nofida Telaumbanua, M.Kes menyampaikan hal tersebut di atas, pada acara pembukaan ”Sosialisasi dan Edukasi dalam Pengembangan dan Fasilitasi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2018” menyebutkan bahwa PPKSadalah merupakan suatu wadah kegiatan yang terpadu dan satu pintu guna melaksanakan Advokasi, Informasi, Edukasi (KIE) dan Konsultasi serta Konseling yang berbasis Instansi.Tujuannyaadalah untuk mewujudkan Keluarga berkualitas, sejahtera, mandiri dan berketahanan. Agar keluarga menjadi objek dan subjek pembangunan, maka Sumber Daya Manusia yang berkualitas harus diciptakan, yang diharapkan berdampak kepada upaya pembangunan lainnya dan melahirkan Kebijakan Pemerintah di Daerah dan mampu merubah Paradigma Pembangunan Nasional yang menempatkan keluarga sebagai Sentral Pembangunan. Selanjutnya yang menjadi alasan utama pelayanan konseling keluarga melalui Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) adalah untuk memperkuat Upaya Nasional dalam melaksanakan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana.

         Pemberian pelayanan konseling pada PPKS ini memberikan pelayanan terpadu, melalui aspek pengasuhan dan pendidikan anak usia dini, aspek keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, aspek sosial seperti konseling pra nikah, dan aspek ekonomi seperti bimbingan teknologi usaha dan kewirausahaan bagi anggota kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) serta di suatu tempat terpadu, yang diberikan untuk anak-anak, remaja dan keluarga serta siapa saja yang membutuhkan dukungan.Yang lebih utama adalah fokus kepada upaya untuk membangun kemampuan keluarga untuk mandiri. Tentu saja upaya ini lebih mengarah kepada usaha untuk meningkatkan kemampuan orangtua agar menempatkan diri sebagai yang pertama dan utama bagi anak-anak dan remaja juga pengasuhan kepada lansia, sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan dan pengasuhan di rumah yang kondusif, serasi, selaras dan seimbang dalam menciptakan harmonisasi dalam keluarga.

         Kegiatan ini dilaksanakan di 5 (lima) Daerah yang ada di Provinsi Sumatera Utara yaitu di Kota Medan, Kabupaten   Asahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kabupaten Nias Barat. Adapun tema yang diambil untuk kegiatan ini adalah “Peningkatan Pelayanan Informasi dan Konseling kepada Masyarakat secara holistik dan Integratif”. Diharapkan di daerah yang telah diberikan fasilitasi, maka salah satu indikator yang ada dalam Permndagri Nomor : 86 Tahun 2018 yaitu Terbentuknya Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) di Kecamatan dapat diwujudkan. Peserta kegiatan secara keseluruhan di 5 (lima) daerah berjumlah 210 (dua ratus sepuluh) orang.

“Ayo, keluarga Indonesia, 2 anak cukup, laki-laki perempuan tidak dibedakan, jayalah keluarga Indonesia, keluarga Sumatera Utara”